< img height="1" width="1" style="display:none" src="https://www.facebook.com/tr?id=2589212088033094&ev=PageView&noscript=1" />

Beragam Cara Unik Masyarakat Jakarta Untuk Bisa Mudik Selama PSBB

Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Pemprov DKI Jakarta resmi memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Karantina wilayah ini membatasi mobilitas masyarakat Jakarta supaya tidak mudik ke kampung halaman atau pergi ke luar kota. Namun demikian, para perantau tetap berusaha untuk bisa pulang kampung selama masa PSBB.

Mereka beralasan, pulang kampung menjadi langkah terakhir untuk bertahan hidup karena sudah tidak memiliki pekerjaan di ibukota. Berbagai macam cara mereka lakukan untuk bisa kembali pulang ke kampung halaman, sekalipun harus kucing-kucingan dengan aparat kepolisian yang berjaga di check point perbatasan kota.

Ada yang naik travel atau bus secara ilegal, hingga naik di mobil yang kemudian diangkut dengan truk. Sayangnya, upaya mereka berhasil dihentikan oleh petugas yang berjaga. Travel gelap tersebut mempromosikan jasa mereka melalui media sosial Facebook dengan tarif 4 kali lipat lebih mahal dari tarif normal.

“Modusnya sebagian menawarkan melalui media sosial, ada yang (promosi) di Facebook, Instagram dan sebagainya dan sebagian dari mulut ke mulut,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, sebagaimana dikutip dari laman NTMC Polri. 

Tujuan para pemudik hampir ke seluruh kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, seperti ke Cirebon, Pekalongan, Brebes, Tuban, Gresik, Madiun, Yogya, Pemalang, dan Malang. Travel gelap ini memanfaatkan momen pandemi Corona dengan menjual tiket yang sangat mahal.

“Ada beberapa yang sudah bisa sekali-dua kali antar ke Jawa, balik ke Jakarta, antar lagi tapi bisa kita amankan. Harga tiket cukup mahal bisa 3-4 kali di atas harga normal. Contoh ke Brebes Rp 500 ribu, ke Cirebon 300 ribu, ada yang sampai Rp 750 ribu dan sebagainya,” jelasnya. 

Cara Unik Orang 'Kabur' ke Kampung Halaman

Polda Metro Jaya terus melaksanakan Operasi Ketupat 2020 hingga H+7 Lebaran untuk menghalau pemudik demi memutus mata rantai penyebaran virus Corona (COVID-19). Untuk wilayah di luar Jakarta, jajaran Polri bersama TNI terus memperketat penjagaan akses jalan menuju pelabuhan dan jalur lintas provinsi. 

Sebelumnya, Sambodo mengatakan, ada beberapa modus yang digunakan warga yang tetap nekat mudik. Baik yang menggunakan kendaraan umum seperti travel dan bus, maupun kendaraan pengangkut barang. Bahkan, beberapa waktu lalu sempat viral bila pemudik nekat bersembunyi di dalam bagasi bus supaya bisa lolos dari pemeriksaan petugas. 

Sopir bus bersekongkol dengan berbohong kepada petugas bahwa bus yang diangkut kosong dan bertujuan untuk kembali ke pool. Ia juga pernah menemukan pemudik yang sembunyi di dump truck untuk mengelabui petugas.

“Modus pemudik seringkali mereka sembunyi dalam kendaraan. Ada yang masuk dalam truk, masuk ke mobil yang di-towing, atau sembunyi dalam angkutan barang,” kata Sambodo

Mudik Pakai Mobil Diangkut Truk

Cara lain yang dilakukan oleh pemudik agar bisa melewati titik penjagaan aparat yaitu dengan nebeng truk pengangkut sembako. Suryono warga Lampung Timur, nekat menyeberang ke pulau Sumatera dengan cara menaikan mobil miliknya ke atas sebuah truk. Sejauh ini, kendaraan logistik dan angkutan kebutuhan pokok memang diperbolehkan melintas antar provinsi. 

Modus Suryono mengakali petugas polisi yang tengah melakukan penyekatan terbongkar saat melintasi di pospam cek Poin Gerem Kota Cilegon. Menurut pengakuan sopir, truk itu membawa nanas untuk ke Lampung. Saat dibuka oleh petugas, ternyata sebuah mobil mobil APV nopol B 1886 TRH, dengan seorang sopir dan seorang penumpang di dalamnya.

Pemilik APV yang akan menuju Lampung timur dari Jakarta, mengaku membayar Rp 2 juta kepada sopir truk. Cara ini dilakukan agar dapat truk mau mengangkut kendaraannya dan menyeberang melalui pelabuhan Merak.

Sembunyi di Dalam Tumpukan Kerupuk

Masih dari Cilegon, Polisi menghentikan mobil pikap karena terlihat kelebihan muatan padahal membuat kerupuk. Mobil terlihat dari kejauhan membuat kerupuk di bagian atas bak. Bak belakang ditutup terpal untuk mengelabui polisi. 

Petugas kemudian memberhentikan pikap untuk diperiksa, hasilnya terdapat 2 orang di dalam bak 1 perempuan dan 1 laki-laki. Kepada polisi, penumpang belakang bak itu mengaku berasal dari Semarang.

Kita curiga karena kok muatan kerupuk kelihatannya muatan lebih. Di dalamnya ada 2 orang, pas kita tanya dari Semarang mau ke Bengkulu,” kata Kapolsek Pulomerak AKP Rifki Seftirian. 

Polisi tidak memperpanjang perkara penumpang gelap di truk dan melarang truk untuk melanjutkan perjalanan ke Bengkulu. Akhirnya, petugas hanya memaksa mobil tersebut putar balik karena sudah menyalahi aturan yang ditetapkan pemerintah.

↓ ↓ ↓ Ayok Para Miliuner, Sukai dan Bagikan!

Berita Terbaru

Melihat Fitur Lengkap Suzuki Ertiga, Mobil Keluarga Ternyaman Bantuan Membeli
Melihat Fitur Lengkap Suzuki Ertiga, Mobil Keluarga Ternyaman Suzuki Ertiga boleh jadi dinobatkan sebagai mobil keluarga ternyaman yang ada di Indonesia. Kenyamanan yang ditawarkan oleh Suzuki Ertiga dirasa sangat baik. Bahkan competitor terdekatnya pun tak mampu menandingi kenyamanan dari Suzuki Ertiga. Selain punya kenyamanan yang cukup baik, Suzuki Ertiga juga memiliki banyak fitur canggih yang membuatnya lebih unggul dibanding pesaingnya. Lantas, apa saja fitur yang ada pada Suzuki Ertiga?Hal pertama yang dapat dilihat dari Suzuki Ertiga ini adalah ran
Melihat Ruang Kepraktisan Honda Civic Hatchback, Sempit Atau Lega? Bantuan Membeli
Melihat Ruang Kepraktisan Honda Civic Hatchback, Sempit Atau Lega? Meskipun bukanlah faktor utama, akan tetapi Honda Civic Hatchback kerap dianggap memiliki ruang kepraktisan yang besar. Lantas, apakah ruang kepraktisan dari Honda Civic hatchback ini cukup baik? Jika melihat dari tempat minum atau cup holder, Honda Civic hatchback ini dibekali dengan 7 buah cup holder yang tersebar di beberapa titik. Seperti di pintu depan kiri-kanan, pintu belakang kiri-kanan dan ruang di bagian tengah diantara jok.Ruang bagasi dari Honda Civic hatchback bisa dibilang cukup be
Mengetahui Kelegaan Kabin Small Sedan Toyota Vios Bantuan Membeli
Mengetahui Kelegaan Kabin Small Sedan Toyota Vios Toyota Vios merupakan sebuah small sedan yang eksistensinya tergolong panjang umur. Walau di tengah isu harga dan pajak mobil jenis sedan yang tak ekonomis, Toyota tetap konsisten menjual Vios dengan beragam improvisasi.Padahal secara penjualan, Vios tentu tidak selaris model SUV atau MPV Toyota. Namun mobil ini cukup 'beruntung' karena masih bisa survive di pasaran, tidak seperti sejumlah lawannya seperti Suzuki Ciaz yang lebih dahulu stop dijual. Padahal, walau posisinya sebagai s
Review Toyota Vellfire 2020: Sporty Sekaligus Lebih Murah Bantuan Membeli
Review Toyota Vellfire 2020: Sporty Sekaligus Lebih Murah Toyota Vellfire menjadi salah satu opsi MPV mewah dalam di Indonesia. Model yang masih satu saudara dengan Toyota Alphard ini cukup menarik untuk dipinang nagi yang mengincar kemewahan, kelegaan kabin plus eksterior yang cenderung macho.Bicara Vellfire memang sulit jika tidak menyebut Toyota Alphard juga. Sebab Vellfire memang dibangun dengan basis Alphard, secara fitur dan spesifikasi pun sebenarnya kurang lebih dengan saudaranya itu.Vellfire kini melengkapi jajaran opsi MPV mewah Toyota Indone
Biaya Servis Suzuki Carry Model Baru dan Lawas Lebih Murah yang Mana? Bantuan Membeli
Biaya Servis Suzuki Carry Model Baru dan Lawas Lebih Murah yang Mana? Suzuki Carry pick up generasi terbaru sudah eksis selama setahun ini. Telah terungkap pula biaya perawatannya, dalam situs resmi Suzuki Indonesia tertera sangat jelas bahwa mobil niaga ringan ini punya biaya servis sangat ekonomis.Hal itu karena Suzuki berani memberi promo diskon jasa servis dan sparepart untuk New Carry ini. Alhasil dari jarak tempuh 1.000 km sampai 50.000 km pemilik New Carry hanya perlu mengeluarkan biaya Rp 1 jutaan saja untuk servis.Murahnya biaya servis Carry generasi terb

Lebih

Beranda